PERINGANTAN HARI KOPERASI KE 70

Ditulis pada 11 July 2017 oleh Admin Balatkop



Semarang - Kemeriahan Acara Grebeg Koperasi terlihat di Peringatan Hari Koperasi ke-70 yang digelar di Lapangan Pancasila Semarang, Sabtu (8/7)) lalu. Kirab budaya, pesta rakyat, serta rebutan gunungan beragam produk unggulan berbagai daerah diadakan sebagai puncak perayaan Hari Koperasi ke-70 Tahun 2017 Tingkat Provinsi Jawa Tengah.
Grebeg Koperasi diramaikan dengan arak-arakan pawai koperasi yang diikuti oleh perwakilan dari 35 kabupaten/kota baik kesenian maupun produk UMKM dari 35 kabupaten/kota.”Masing-masing kabupaten/kota membawa gunungan yang diusung dari Wisma Perdamaian di Jalan Pemuda menuju Kawasan Simpanglima,” kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Tengah, Dra. Ema Rachmawati, M.Hum.



Sedangkan puncak acara Grebeg Koperasi ini adalah pembacaan Tekad Gerakan Koperasi oleh Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, SH, M,IP dan dilanjutkan dengan perebutan gunungan produk UMKM yang disediakan oleh Provinsi Jawa Tengah dan 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah.
Rangkaian acara Harkop 70 tahun ini diawali dengan melaksanakan ziarah ke TMP Giri Tunggal (Kamis, 6/7), dan dilanjutkan dengan pelaksanaan gebyar UMKM melalui pameran produk pangan di UMKM Center Jawa Tengah (Jumat, 7/7) yang diikuti oleh stan makanan rakyat, pengusaha, maupun BUMD dan BUMN. Sedangkan acara sarasehan yang diadakan di Wisma Perdamaian (Jumat, 7/7) diharapkan akan menghasilkan rekomendasi yang akan dibawa pada Kongres Koperasi tanggal 9-11 Juli 2017 yang akan menjadi puncak peringatan Hari Koperasi tingkat nasional di Makasar.



Dalam sambutannya Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, SH, M.IP mengatakan, koperasi di Jawa Tengah harus bisa betul-betul mensejahterakan anggotanya di samping melindungi produk-produk yang dihasilkannya. Gubernur juga berpesan agar koperasi harus mampu bersinergi dengan korporasi dalam menghadapi persaingan ekonomi. Kualitas dan kontinuitas produk harus dijaga agar koperasi mampu bertahan dan bersaing. Pembinaan oleh pemerintah juga harus dikembangkan, misalnya dengan harmonisasi dan sinkronisasi tentang regulasi koperasi serta insentif pajak untuk koperasi agar bisa tumbuh subur.
Menteri Koperasi dan UKM RI, Drs. AAG Ngurah Puspayoga yang berkesempatan hadir sangat mengapresiasi gelaran yang dilaksanakan oleh Provinsi Jawa Tengah ini. Beliau sangat terkesan dengan Grebeg Koperasi yang mampu menyatukan unsur seni, peristiwa budaya dan hasil UKM di Jawa Tengah. Menkop mengatakan bahwa saat ini perlu dilakukan reformasi total koperasi, mengingat tahun ini sebanyak 43 ribu koperasi telah dibubarkan dan sekitar 75 ribu dari 152 koperasi yang ada merupakan koperasi yang tidak sehat. Hal ini menunjukkan masih banyak koperasi yang perlu dibina secara komprehensif. Diawali dengan adanya database koperasi yang valid kemudian dilanjutkan dengan merancang program pemberdayaan koperasi yang berkesinambungan. Ke depan Kementerian Koperasi dan UKM akan berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan agar dapat menurunkan pajak bagi koperasi sehingga koperasi dapat makin tumbuh subur sehingga ke depan benar-benar menjadi soko guru perekonomian Indonesia.
Kepala Dinas Koperasi UKM Jawa Tengah Dra. Ema Rachmawati, M.Hum mengatakan, sebelumnya pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pemangku koperasi di wilayah Jawa Tengah untuk memverifikasi persoalan terkait koperasi dan UMKM. Saat ini persoalan yang menjadi tantangan besar bagi perkembangan koperasi di JawaTengah adalah pengelolaan serta optimalisasi peran koperasi dalam menghadapi tantangan globalisasi dan kapitalisme.
Berdasarkan masukan dari perwakilan pemangku koperasi tersebut, saat ini koperasi masih mengalami persoalan di aspek SDM yang masih lemah sehingga diperlukan adanya sekolah koperasi. Ditambah lagi, undang-undang tentang koperasi yang sudah tidak relevan perlu diadakan revisi. Selain itu, pemberlakuan pajak terhadap koperasi masih belum ada keberpihakan sehingga perlu adanya pengaturan pengenaan pajak untuk koperasi.
Sedangkan dari sisi positif, mereka menilai kelembagaan sudah sangat baik dan tetap dipertahanankan. Koperasi juga sudah berperan dalam menanggulangi pengangguran. Salah satunya pergerakan koperasi sudah sangat luas dan berkontribusi dalam pembangunan. 

Jajak Pendapat

Apakah Website Balatkop Jateng Sangat Membantu Anda?

  • Sangat Membantu – 6
    66.7%
  • Cukup Membantu – 1
    11.1%
  • Tidak Membantu – 2
    22.2%
Total votes: 9 View Poll

Bantuan

Admin Balatkop Jateng

Statistik

Lokasi